Penerapan Balanced Scorecard Sebagai Tolak Ukur Penilaian Kinerja
by Judul Skripsi on October 7, 2009
in Skripsi Akuntansi
Abstraksi Tugas Akhir / Skripsi Jurusan Akuntansi dengan Judul : Penerapan Balanced Scorecard Sebagai Tolak Ukur Penilaian Kinerja
Pengukuran kinerja merupakan suatu hal penting bagi sebuah unit bisnis. Ini dikarenakan pengukuran kinerja dapat digunakan untuk menilai keberhasilan suatu perusahaan. Selain itu juga dapat dipergunakan untuk melakukan penyusunan strategi-strategi bisnis yang cocok dan dapat dijadikan sebagai dasar dalam penyususnan system imbalan. Selama ini pengukuran kinerja yang sering digunakan adalah pengukuran kinerja yang hanya mengukur kinerja keuangan, tidak dapat mengambarkan kinerja perusahaan secara keseluruan. Pengukuran kinerja keuangan hanya menilai kinerja untuk jangka pendek dan tidak memperhitungkan harta-harta tak nampak yang dimiliki rumah sakit XYZ.
Dengan adanya kekurangan tersebut, maka diciptakan suatu metode pengukuran kinerja yang mempertimbangkan aspek keuangan dan non-keuangan yang dikenal dengan istilah Balance Scarecard. Pengukuran kinerja Balance Scorecard menyangkut empat perspektif yaitu : Perspektif Keuangan, Perspektif Pelanggan, Perspektif Proses Bisnis Internal dan Perspektif Belajar dan Berkembang. Penulis memilih menggunakan Rumah Sakit XYZ karena selama ini pengukuran kinerja yang dilakukan perusahaan masih menitik beratkan pada aspek keuangan.
Penelitian ini dilakukan dengan menggunakan data primer dan skunder. Tehnik pengmbilan sample yang digunakan adalah metode penelitian sensus, yaitu mencatat semua elemen yang diselidiki ( Marzaki, 1997:41). Metode pengujian instrument penelitian yang digunakan yaitu pengujian validitas dan pengujian realibilitas. Sedangkan untuk metode analisis penulis menggunakan metode kualitatif (untuk analisis tidak dengan angka) dan metode kwantitatif (untuk analisis menggunakan angka-angka) yang nilai kinerja Rumah Sakit melalui empat perspektif Balance Scorecard.
Pembangunan Aplikasi Perangkat Lunak Akuntansi Realisasi Anggaran Pemerintahan
by Judul Skripsi on September 29, 2009
in Skripsi Sistem Informasi
Abstraksi Tugas Akhir / Skripsi Sistem Informasi dengan Judul: Pembangunan Aplikasi Perangkat Lunak Akuntansi Realisasi Anggaran Pemerintahan
Aplikasi Perangkat Lunak Realisasi Anggaran Pemerintah Daerah tingkat II merupakan aplikasi yang digunakan untuk mengelola data keuangan yang mencakup data transaksi penerimaan kas dan penggeluaran kas hingga menghasilkan laporan keuangan yang sesuai dengan Standar Akuntansi Pemerintahan (SAP). Dan prinsip yang digunakan dalam pencatatan realisasi anggaran yaitu dengan mengunakan basis kas. Artinya transaksi diakui dan dicatat setelah uang/kas diterima atau dikeluarkan oleh bendahara penerimaan atau bendahara pengeluaran daerah.
Dalam proses pengelolaan data keuangan aplikasi Perangkat Lunak pemerintah daerah tingkat II ini dapat menghasilkan jurnal penerimaan dan pengeluaran kas, buku besar, laporan realisasi anggaran dan Laporan Arus Kas (Cash Flow).
Perancangan aplikasi realisasi anggaran secara garis besar dijelaskan dalam tiga tahap yaitu a).Tahap analisis meliputi Proses Bisnis, analisa kebutuhan sistem, Analisa kebutuhan perangkat lunak, data flow diagram, kamus data, proses spesifikasi dan Entity Relationship Diagram b).Tahap perancangan prosedure, perangkat lunak, perangkat keras, basis data, dan perancangan antar muka program c).Tahap implementasi yaitu tahap penerapan sistem yang telah dibuat sehingga dapat dioperasikan dan digunakan secara optimal dan sesuai dengan kebutuhan.
Dalam pembangunan aplikasi perangkat lunak realisasi anggaran ini, penulis menggunakan database Microsoft SQL Server 2000. sedangkan untuk aplikasinya penulis meggunakan Microsoft Visual Basic 6.0 dan Crystal Report 8.5.
Atribut-atribut Swalayan Yang Mempengaruhi Konsumen Dalam Memilih PT XYZ
by Judul Skripsi on September 10, 2009
in Skripsi Ekonomi Managemen
Bab Pendahuluan Tugas Akhir / Skripsi Jurusan Ekonomi Managemen dengan Judul : Atribut-atribut Swalayan Yang Mempengaruhi Konsumen Dalam Memilih PT XYZ
Seiring dengan pertumbuhan ekonomi Indonesia yang maju dan berkembang pesat khususnya di kota-kota besar, telah terjadi perubahan diberbagai sektor, termasuk dibidang industri dan produksi serta pada kegiatan eceran di Indonesia yang telah berkembang menjadi usaha yang berskala besar. Perkembangan bisnis eceran yang pesat ini tidak lepas dari faktor meningkatnya jumlah penduduk Indonesia dan juga meningkatkan jumlah pendapatan perkapita penduduk Indonesia yang menyebabkan taraf hidup masyarakat Indonesia semakin meningkat. Hal ini membawa dampak kepada pola perilaku belanja seseorang, dimana semakin meningkatnya taraf hidup seseorang maka tuntutan akan tempat berbelanja yang nyaman dan dapat menyediakan segala kebutuhan konsumen dalam satu lokasi semakin dibutuhkan.
Perkembangan yang terus menerus berlangsung dalam perdagangan eceran ini menunjukkan bahwa perdagangan eceran bersifat dinamis. Hal ini terjadi tidak lain karena perdagangan eceran ingin selalu berusaha memenuhi dan memuaskan kebutuhan dan keinginan konsumen (perdagangannya). Bentuk usaha eceran yang mengalami perkembangan cukup pesat adalah : supermarket (pasar swalayan).
Dewasa ini perkembangan pasar swalayan di tanah air, tampak cukup pesat. Hampir di setiap ibukota propinsi dan kota-kota besar lainnya bermunculan pasar swalayan dengan berbagai fasilitas dan pelayanan yang semakin lengkap. Pasar swalayan sebagai ujung tombak pemasaran akan terus bertambah, dan yang sudah ada terus dikembangkan hingga menjadi superstore yaitu pasar swalayan yang menyediakan kebutuhan masyarakat yang selengkap-lengkapnya.
Namun disadari usaha pasar swalayan tak ubahnya seperti usaha-usaha lainnya yang didalam usahanya meningkatkan penjualan juga diliputi oleh persaingan. Dalam situasi persaingan setiap kebijakan yang dikeluarkan oleh suatu pasar swalayan dengan maksud untuk menandingi atau mengambil kesempatan yang ada. Timbulnya keadaan seperti itu menandakan bahwa manajer atau pengusaha semakin menyadari pentingnya mempertahankan dan memperluas pasar untuk kesinambungannya. Pada dasarnya keberhasilan usaha dibidang retail ini berada pada pengadaan barang, baik secara kuantitas maupun kualitas, serta harga yang rendah guna meningkatkan jumlah kunjungan.
Untuk menghadapi persaingan ini dan agar tetap ramai dikunjungi konsumen, maka supermarket harus melakukan berbagai jenis upaya dalam kegiatan pemasarannya agar menarik dan sesuai dimata konsumen. Oleh karena itu, pihak swalayan harus tanggap terhadap atribut-atribut apa saja yang mempengaruhi konsumen dalam memilih suatu swalayan, karena pada saat ini konsumen sudah semakin kritis terhadap kemampuan suatu swalayan dalam menarik pembelinya untuk berbelanja di suatu swalayan.
