Analisa Trafik dan Perfomansi Pada Jaringan Teknologi GSM

Bab Pendahuluan Tugas Akhir / Skripsi Teknik Eletro dengan Judul : Analisa Trafik dan Perfomansi Pada Jaringan Teknologi GSM

Sekarang ini hampir semua instrumen telekomunikasi bergerak menggunakan teknologi yang berbasis selluler. Sistem Telekomunikasi bergerak berbasis selluler menawarkan kelebihan dibandingkan dengan Sistem Wireline (jaringan kabel), yaitu mobilitas sehingga pengguna dapat bergerak kemanapun selama masih dalam cakupan layanan Operator.

Tetapi dalam penerapannya sistem ini juga memiliki keterbatasan – keterbatasan diantaranya terbatasnya kanal pembicaraan seiring dengan banyaknya jumlah pelanggan teknologi komunikasi seluler, sehingga mengakibatkan apa yang disebut dengan block call yang pada tahun baru kemarin terjadi pada jaringan milik PT XYZ.

Selain itu masalah penerimaan sinyal RF (Radio Frekuensi) juga menjadi faktor yang sangat penting dalam sistem komunikasi Wireless. Rendahnya kualitas level sinyal penerima ini yang mengakibatkan sering terjadinya kegagalan proses panggilan atau biasa yang disebut dengan Drop call.

Oleh karena itu perlu dilakukan proses monitoring dan analisa yang berkelanjutan guna memantau kinerja sistem ini. Dari analisa trafik tersebut dapat dilihat letak permasalahan yang mengakibatkan buruknya performansi suatu jaringan Telekomunikasi.

Alat Penghitung Pemakaian Listrik Digital Dalam Rupiah

Bab Pendahuluan Tugas Akhir / Skripsi Teknik Eletro dengan Judul : Alat Penghitung Pemakaian Listrik Digital Dalam Rupiah

KWH meter merupakan suatu alat ukur yang banyak dipakai baik di lingkungan perumahan, perkantoran maupun industri. Alat ukur ini sudah mengalami perkembangan yang begitu luar biasa dalam beberapa tahun terakhir ini. Pada awalnya, fungsi utama dari KWH meter ialah untuk menghitung pemakaian energi listrik. Dengan perkembangan teknologi yang luar biasa, maka KWH meter berkembang menjadi suatu alat ukur otomatis yang bisa mengirimkan hasil pengukurannya kepada perusahaan listrik yang bersangkutan.

Perkembangan KWH meter ini didukung karena adanya perkembangan yang luar biasa pada dunia teknologi informasi khususnya internet sehingga sekarang ini pengiriman data dapat dengan mudah terlaksana dan proses pengirimannya pun cepat.
Sayangnya perusahaan penyedia tenaga listrik di Indonesia masih belum bisa menyediakan meteran otomatis sehingga meteran listrik konvensional masih dipakai di rumah – rumah pelanggan listrik. Masalah yang sering terjadi ialah masalah kekeliruan pencatatan karena letak KWH meter yang sulit dilihat oleh mata sehingga tagihan menjadi tidak akurat.

Oleh karena itu pada kesempatan penyusunan Tugas Akhir ini penulis mencoba memodifikasi KWH meter konvensional agar pelanggan lebih mudah untuk mengetahui besar pemakaian energi listrik. Dalam tugas akhir ini KWH meter konvensional tersebut akan disempurnakan dengan adanya suatu sistem perhitungan tagihan sehingga para pelanggan listrik maupun penyewa kamar kos dapat dengan mudah mengetahui besar tagihan listrik mereka dalam nilai rupiah.